Solok Selatan, Kliksumbar – Perubahan itu tidak datang tiba-tiba. Ia tumbuh perlahan, mengikuti jejak aspirasi yang diperjuangkan hingga ke pusat. Di Kabupaten Solok Selatan, hasilnya kini dapat disentuh dan dilalui. Jalan beton membelah kawasan pertanian, gudang hasil panen berdiri di tengah nagari, dan akses produksi yang dulu terbatas mulai terbuka lebar.

Semua itu merupakan buah dari Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2025, yang diperjuangkan Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I, Zigo Rolanda. Program tersebut kini telah rampung dilaksanakan di sejumlah nagari dan mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat perdesaan.

Di Kecamatan Sangir, arah pembangunan difokuskan pada penguatan kawasan agropolitan. Dua gudang hasil pertanian dibangun di Nagari Lubuk Gadang Selatan dan Nagari Lubuk Gadang. Fasilitas ini melayani kawasan pertanian seluas 20,80 hektare, menjadi ruang penting bagi petani untuk menjaga kualitas hasil panen sebelum dipasarkan.

Masih di kecamatan yang sama, perhatian juga diberikan pada kelancaran akses produksi. Jalan perkerasan beton kini menghubungkan lahan-lahan pertanian di Nagari Lubuk Gadang Timur dan Nagari Lubuk Gadang Utara. Infrastruktur tersebut menopang aktivitas pertanian di kawasan seluas 6,98 hektare, sekaligus memperpendek jarak antara lahan dan jalur distribusi.

Jejak pembangunan berlanjut ke Kecamatan Sangir Balai Janggo. Di Nagari Sungai Kunyit dan Nagari Talunan Maju, jalan beton dibangun untuk melayani kawasan pertanian seluas 5,83 hektare. Kehadiran akses ini mempermudah mobilitas hasil bumi dari lahan produktif yang sebelumnya sulit dijangkau kendaraan.

Sementara itu, di Kecamatan Sangir Batang Hari, pembangunan jalan beton juga telah tuntas di Nagari Lubuk Ulang Aling dan Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah. Infrastruktur ini melayani kawasan pertanian seluas 3,17 hektare dan membuka jalur baru bagi aktivitas produksi serta distribusi masyarakat setempat.

Rangkaian pembangunan melalui PISEW 2025 tersebut menjadi potret komitmen Zigo Rolanda dalam mendorong pemerataan infrastruktur perdesaan. Melalui penguatan akses dan fasilitas pertanian, fondasi ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Solok Selatan perlahan dibangun dari nagari ke nagari. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *