Jakarta, Kliksumbar – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali mencatatkan prestasi nasional.

Pemprov Sumbar meraih predikat Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025.

Selain Pemprov Sumbar, tiga perguruan tinggi di Padang juga memperoleh predikat serupa.

Ketiganya adalah Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, dan UIN Imam Bonjol Padang.

Komisi Informasi Pusat menggelar acara puncak Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 di Jakarta.

Acara tersebut berlangsung di Hotel Bidakara pada Senin, 15 Desember 2025.

Komisi Informasi Pusat mengumumkan hasil penilaian melalui keputusan resmi.

Penetapan itu tertuang dalam Keputusan KIP Nomor 11/KEP/KIP/XII/2025.

Pemprov Sumbar berhasil meningkatkan peringkat keterbukaan informasi.

Capaian tersebut menunjukkan konsistensi tata kelola informasi publik daerah.

Komisioner Bidang Kelembagaan KI Sumbar, Mona Sisca, menghadiri langsung acara tersebut.

Ia mewakili Komisi Informasi Sumatera Barat.

Mona memberikan apresiasi kepada seluruh badan publik informatif.

Penilaian tersebut dilakukan langsung oleh KI Pusat.

“Alhamdulillah, Pemprov Sumbar naik ke peringkat 14 Informatif nasional,” ujar Mona.

Ia menjelaskan bahwa Pemprov Sumbar sebelumnya berada di peringkat 18 nasional.

Kenaikan ini mencerminkan komitmen keterbukaan informasi, jelasnya.

Selain capaian provinsi, Mona menyoroti prestasi perguruan tinggi.

UIN Imam Bonjol Padang meraih predikat Informatif untuk pertama kali.

Prestasi tersebut diraih pada keikutsertaan perdana UIN Imam Bonjol.

Rektor UIN Imam Bonjol hadir langsung dalam acara tersebut.

“Ini capaian membanggakan bagi UIN Imam Bonjol Padang,” tambahnya.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., menghadiri penerimaan penghargaan.

Kehadiran pimpinan memperkuat komitmen transparansi kampus.

Sementara itu, Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang kembali mempertahankan predikat Informatif.

Kedua kampus menunjukkan konsistensi keterbukaan informasi publik.

Komisioner KI Pusat, Syawal, menyerahkan langsung penghargaan tersebut.

Ia menyerahkan penghargaan kepada pimpinan masing-masing perguruan tinggi.

Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, menerima penghargaan tersebut.

Rektor Universitas Negeri Padang, Dr. Ir. Krismadinata, juga menerima penghargaan.

Anugerah ini diberikan kepada 197 badan publik nasional.

Seluruh penerima berasal dari berbagai sektor pemerintahan dan pendidikan.

Kategori penilaian mencakup tujuh sektor strategis.

Sektor tersebut meliputi kementerian hingga partai politik.

Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro, membuka kegiatan tersebut.

Ia sekaligus meluncurkan Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2025.

Peluncuran IKIP 2025 menegaskan komitmen transparansi nasional.

Indeks ini menjadi rujukan kualitas informasi publik Indonesia. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *