Padang, – Pemerintah Kota Padang mengajak fotografer lokal memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung promosi wisata.
Forum diskusi yang digelar di Youth Center Bagindo Aziz Chan ini menghadirkan fotografer senior Arbain Rambey sebagai narasumber, Senin (14/7/2025).
Diskusi ini diikuti puluhan fotografer muda dari berbagai komunitas.
Mereka belajar teknik fotografi sekaligus memahami bagaimana foto bisa menjadi alat promosi yang efektif.
Kepala Dinas Kominfo Padang, Boby Firman, menegaskan bahwa fotografi kini bukan sekadar seni, tetapi alat promosi cepat dan kuat.
“Lewat program Jelajah Padang, kami dorong eksplorasi wisata baru. Fotografer lokal bisa memotret momen yang belum banyak terekspos. AI bisa bantu hasilnya lebih maksimal,” jelas Boby.
Menurut Boby, meskipun AI mempercepat proses editing, makna dan sudut pandang tetap harus datang dari fotografer.
“Kami ingin setiap sudut kota memiliki cerita visual. Hasil karya yang otentik akan menarik perhatian publik,” tegasnya.
Arbain Rambey menyampaikan bahwa teknologi bisa membantu proses teknis, tetapi tidak menggantikan rasa.
“AI bantu editing, tapi kepekaan hanya datang dari pengalaman. Fotografer lokal harus punya itu karena mereka mengenal kotanya lebih dalam,” ujar Arbain.
Ia menilai keindahan Kota Padang sangat potensial untuk dieksplorasi dalam bentuk foto landscape, budaya, hingga foto essay.
Pemko Padang berharap, menjelang Hari Jadi Kota Padang (HJK), komunitas fotografi dapat menghasilkan karya yang bukan hanya indah, tetapi juga bercerita. (***)











