Padang, – Komunitas Pecinta Koa (Kopenko) Kota Padang menggelar turnamen koa bertajuk Koa Badunsanak yang dimulai pada Jumat (24/1/2025).
Acara ini berlangsung di Warung Mie Lioner, Jalan Mohammad Hatta, Pasar Ambacang, Kota Padang.
Ketua Kopenko, Zondra Volta, menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menjauhkan para anggota dari pengaruh negatif.
“Turnamen ini menjadi momen penting untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan sosial di kalangan pecinta koa, mempererat hubungan antar sesama,” ungkap Zondra, yang akrab disapa Pajok, saat memberikan keterangan kepada media.
Sekretaris Kopenko, Amna Firdaus, menambahkan bahwa permainan koa atau ceki sangat diminati di kalangan masyarakat Minangkabau.
“Permainan ini menjadi aktivitas yang sederhana namun penuh manfaat. Banyak pemain merasa lebih rileks setelah berpartisipasi,” imbuh Pajok.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, turnamen ini diikuti oleh puluhan peserta dengan berbagai pasangan pemain.
Peserta tampak sangat antusias, membawa suasana kompetitif yang seru sekaligus penuh keakraban.
Permainan koa, yang merupakan salah satu permainan kartu tradisional khas Minangkabau, memiliki keunikan tersendiri.
Setiap set kartu terdiri dari 180 kartu dengan 30 motif berbeda yang masing-masing diulang sebanyak enam kali.
Pada bagian belakang kartu, terdapat desain polos berwarna kuning.
Menurut Zondra, turnamen ini dirancang untuk menghidupkan kembali tradisi permainan koa yang sudah menjadi bagian dari budaya lokal.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengikuti kegiatan positif.
Permainan koa tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memiliki nilai sosial yang tinggi.
“Bermain koa bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang membangun hubungan yang lebih baik dengan orang lain,” tambah Amna.
Acara ini diperkirakan akan berlangsung hingga Minggu (26/1/2025).
Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin yang mendukung pelestarian budaya sekaligus memberikan alternatif hiburan yang mendidik bagi masyarakat. (***)










