Padang, Kliksumbar – Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra, memastikan penanganan Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang segera dieksekusi tahun depan. Selain itu, pembangunan Jembatan Anduriang di Kabupaten Padang Pariaman juga mulai dipersiapkan pemerintah pusat.

Kepastian itu disampaikan Doni usai rapat kerja bersama sejumlah instansi teknis penanganan infrastruktur pascabencana di Sumbar, Senin (11/5/2026). Rapat tersebut menghadirkan BPJN, BWS, BMCKTR Sumbar, BPBD, serta beberapa OPD terkait.

Doni menegaskan pemerintah pusat kini memberi perhatian serius terhadap proyek strategis tersebut. Karena itu, seluruh administrasi dan dokumen teknis harus segera dirampungkan.

“Khusus ruas Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang di-handle pemerintah pusat, termasuk Jembatan Anduriang,” kata Doni.

Infrastruktur Pascabencana Jadi Prioritas

Menurut Doni, kedua proyek masih berada pada tahap perencanaan teknis. Namun, pemerintah menargetkan pengerjaan fisik segera dimulai tahun depan.

Ia menyebut percepatan rehabilitasi infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak pascabencana yang melanda sejumlah wilayah Sumbar beberapa waktu terakhir.

“Dari pihak balai tadi disampaikan masih tahap perencanaan. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dieksekusi,” ujarnya.

Selain itu, Doni meminta seluruh instansi memperkuat koordinasi agar proses pembangunan tidak terhambat administrasi. Ia menilai sinergi pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci percepatan proyek.

DED Jadi Penentu Anggaran Pusat

Doni menjelaskan sebagian besar proyek rehabilitasi Sumbar menggunakan dukungan anggaran pemerintah pusat. Namun, pemerintah daerah tetap wajib menyiapkan dokumen pendukung secara lengkap.

Menurutnya, kesiapan Detail Engineering Design (DED) menjadi syarat penting agar anggaran pusat segera turun.

“Kalau DED sudah siap, nanti pemerintah pusat tinggal mengalokasikan anggaran pengerjaannya,” katanya.

Selain pembangunan jalan dan jembatan, rehabilitasi pascabencana juga mencakup normalisasi sungai, perbaikan irigasi, hingga pemulihan lahan pertanian terdampak.

Kemudian, pemerintah daerah diminta mempercepat seluruh kebutuhan teknis agar proses rekonstruksi berjalan maksimal.

“Kita ingin koordinasi ini lebih optimal supaya rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan maksimal,” tutup Doni.

Dampak Infrastruktur bagi Masyarakat

Perbaikan Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi antardaerah. Jalur tersebut juga menjadi akses vital warga menuju kawasan pertanian dan perdagangan.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Anduriang diharapkan memperkuat konektivitas wilayah Padang Pariaman yang terdampak bencana. (***)

Penulis: Gilang Gardhiolla GusveroEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *